Wisata Indonesia

Tanah Toraja, Makassar

Jika Anda ingin benar-benar merasakan sensasi liburan unik, namun lekat dengan atmosfer budaya, maka segeralah pergi ke Tanah Toraja yang terletak di Sulawesi Selatan. Keunikan tersebut akan Anda rasakan, ketika mendapati pemandangan makam di kawasan ini. Ya, Tana Toraja punya tradisi unik yang membuatnya sering disamakan sebagai tanahnya orang mati yang hidup. Anda mungkin tidak akan percaya bahwa di balik gunung tinggi dan tebing batu granit, ada sebuah ritual pemakaman yang begitu meriah. Suku Toraja setempat akan menyembelih puluhan babi dan kerbau serta membuat semacam miniatur-miniatur menyerupai manusia sebagai simbol dari roh dan leluhur mereka. Anda tidak akan lepas dari panorama tengkorak-tengkorak di sekitar kawasan ini. Nampak seperti yang Anda temukan di Trunyan, Kintamani Bali.

Di Tanah Toraja, Anda akan menemukan sebuah situs makam pahat, makam goa purba, dan menhir. Londa, Pallawa Buntu Kalando, Kete Kesu, Batu Tumonga, dan Lemo adalah obyek-obyek wisata unik di Toraja yang masih berkaitan dengan ritus pekuburan mereka.  Masyarakat Toraja sangat menghormati leluhur mereka, sehingga mereka peduli betul terhadapa pemakaman leluhur, kerabat, dan sanak saudara mereka.

Selain budayanya yang unik, Toraja juga menawarkan panorama eksotis lewat gunung, tebing, lembah, dan sawah di sekitarnya. Semua keindahan alam tersebut melebur kedalam budaya khas Toraja. Di sinilah daya tarik utama tujuan wisata ini. Bebatuan megalitik yang bertebaran di kawasan ini juga memberikan nuansa eksotis tersendiri. Suku Toraja hidup secara turun temurun di kawasan tersebut dan masih mempertahankan gaya hidup Austronesia asli. Dengan segala keunikan budayanya, tana Toraja sempat masuk dalam dafatr sementara warisan budaya dunia versi  UNESCO.

Banyak yang bisa ditelusuri di Tana Toraja. Anda bisa mampir ke ibu kotanya di Makale atau Rantepao, sebuah kota terkenal di Toraja. Untuk mencapai Toraja, Anda harus membeli tiket pesawat ke Bandara Sultan Hasanuddin di Makassaar. Sesampainya di bandara, Anda bisa memanfaatkan dua pilihan transportasi untuk bertolak ke Tanah Toraja. Anda bisa menggunakan pesawat perintis berkapasitas 24 orang atau lewat jalan darat dengan mobil.